Aula Emas Istana Kekaisaran Zheng, tempat di mana cahaya matahari yang masuk melalui jendela berukir naga, memantul liar di lantai marmer yang dipoles. Udara di sini terasa berat, bukan hanya karena…
Air Mata yang Menemani Senja Terakhir Malam merayap seperti racun, menyelimuti seluruh lembah dengan kegelapan abadi. Udara dingin menusuk tulang, seolah roh-roh penasaran menggigil di sekeliling. …
Kau Mencintaiku Lagi, Tapi Aku Sudah Tak Punya Hati Aula EMAS istana berkilauan, memantulkan cahaya ribuan lilin. Namun, kehangatan itu tak sampai ke hati Selir Yu. Di sekelilingnya, para pejabat …
Senja di Paviliun Anggrek. Hembusan angin membawa aroma bunga plum yang pahit. Jari-jemariku menari di atas senar guqin, melahirkan nada-nada yang melankolis, seolah mewakili hatiku yang remuk red…
Kau Datang Sebagai Musuh, Padahal Dulu Kau Cintaku Kabut tipis menyelimuti Danau Lugu, serupa kenangan yang menutupi luka. Di sanalah, di tengah keindahan yang menenangkan namun rapuh, Lin Mei berd…
Pendar rembulan menelusup masuk, membelai wajahnya yang pucat. Wangi cendana dan dupa menyatu, menciptakan suasana sakral di kamarnya. Setiap malam, di bawah lindungan langit yang bertabur bintang, …
Aku Mencintaimu Bahkan Saat Kau Tak Lagi Percaya Reinkarnasi Sinyal Wi-Fi berkedip-kedip seperti jantung yang kelelahan. Di apartemen kumuh bertingkat 100, di tengah Kota Cyberpunk Jakarta tahun 23…